*HUKUM MEMAKAI LENSA KONTAK MATA BERWARNA*
_*Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi*_
بسم الله الرحمن الرحيم
الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته
إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ
📗 _*Tanamkanlah Budaya Membaca Sampai Selesai, Agar Tidak Gagal Faham. SELAMAT MEMBACA....!!*_
_Lensa kontak berwarna sempat menjadi tren, sehingga warna mata bisa berubah menjadi kebiuran seperti orang barat, atau warna kecoklatan atau warna ektrim seperti merah atau biru gelap._
_*Bagaimana hukum menggunakan lensa ini...?*_
_Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan lensa kontak berwarna adalah kegunaan untuk berobat, lensa kontak berwarna termasuk perhiasan, harga lensa kontak yang lumayan mahal dan menghindari diri dari niat mencari ketenaran dan sombong/pamer (libas syuhrah)._
_*Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid Hafidzahullah menjelaskan tentang hal ini:*_
*العدسات اللاصقة على نوعين :*
🍒 *1- العدسات الطبية : و هي التي تستخدم لعلاج قصر النظر أو بعده و نحو ذلك مما هو للتداوي فهذه العدسات لا بأس باستخدامها باستشارة الطبيبة المختصة.*
🍒 *2- العدسات التجميلية الملونة : فهذه حكمها حكم الزينة ، إن كان لزوجها فلا بأس ، وإن كان لغيره فعلى وجه لا تكون فيه فتنة ، ويشترط أيضا أن لا تكون ضارة ، وأن لا يكون فيها غش وتدليس مثل أن تظهر بها المخطوبة للخاطب ، وأن لا يكون هناك إسراف في شرائها لأن الله نهى عن –*
_*Lensa kontak ada dua jenis :*_
🍒 _1). Lensa untuk pengobatan Yaitu di gunakan untuk mengobati mata minus atau plus atau semacamnya (silinder misalnya, pent) maka tidak mengapa di gunakan atas petunjuk dokter yang berkompetensi (spesialis mata)._
🍒 _2). Lensa kontak berwana untuk perhiasan (untuk bergaya), Maka hukumnya sama dengan perhiasan. Jika di gunakan untuk berhias bagi suaminya maka tidak mengapa. Jika di gunakan untuk yang lain maka hendaknya tidak menimbulkan fitnah. Di persyaratkan juga tidak menimbulkan bahaya (misalnya iritasi dan alergi pada mata, pent) atau menimbulkan unsur penipuan dan kebohongan misalnya menampakkan pada laki-laki yang akan melamar. Dan juga tidak ada unsur menyia-nyiakan harta (israaf) karena Allah melarangnya. *[1]*_
_Israaf atau menyia-nyiakan harta juga harus di perhatikan dalam penggunaan lensa kontak. Karena harganya di pasaran sekitar Rp. 500 ribu sampai satu juta untuk kualitas yang baik. Sedangkan lensa konta murahan akan mudah menyebabkan mata iritasi dan infeksi. Ini termasuk perhiasan jika tidak ada indikasi medisnya. Maka hendaknya di pertimbangkan agar kita jangan menyia-nyiakan harta._
_*Allah Ta’ala berfirman:*_
*وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ*
_“Jangan kalian berlebih-lebihan, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” *(Qs. Al-An’am : 141)*_
_*Allah Ta’ala juga berfirman:*_
*إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ*
_“Sesungguhnya para pemboros itu saudaranya para setan.” *(Qs. Al-Isra : 27)*_
_Kemudian yang perlu di perhatikan juga jika menggunakan lensa kontak berwarna, bisa jadi kita akan termasuk mencari ketenaran (libas syuhrah)._
_Bayangkan jika menggunakan lensa kontak berwarna ekstrim misalnya merah atau biru yang tidak lazim pada orang indonesia. Jika memang akan menyebabkan atau berniat libas syuhrah maka harus di hindari._
_*Berdasarkan hadits Ibnu Umar Radhiyallaahu 'anhu yang berkata, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:*_
*من لبس ثوب شهرة في الدنيا البسه الله ثوب مذلة يوم القيامة ثم الهب فيه نارا*
_“Barangsiapa mengenakan pakaian (libas) syuhrah di dunia, niscaya Allah mengenakan pakaian kehinaan kepadanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” *[2]*_
_*Imam Asy-Syaukani Rahimahullah berkata:*_
*والحديث يدل على تحريم لبس ثوب الشهرة وليس هذا الحديث مختصا بنفس الثياب بل قد يحصل ذلك لمن يلبس ثوبا يخالف ملبوس الناس من الفقراء ليراه الناس فيتعجبوا من لباسه ويعتقدوه قاله ابن رسلان واذا كان اللبس لقصد الاشتهار في الناس فلا فرق بين رفيع الثياب ووضيعها والموافق لملبوس الناس والمخالف لان التحريم يدور مع الاشتهار والمعتبر القصد*
_“Hadits ini menunjukkan haramnya memakai pakaian untuk ketenaran dan tidaklah dalam hadits ini khusus pada pakaian saja bahkan bisa terjadi pada orang miskin yang memakai pakaian berbeda dengan apa yang di pakai oleh masyarakat supaya manusia melihatnya sehingga mereka menjadi kagum dan menyakininya._
_*Berkata Ibnu Ruslan:* "Libas syuhrah yaitu jika bermaksud mencari ketenaran/popularitas di antara manusia, tidak ada bedanya antara pakaian yang mahal dan pakaian yang murah, apakah sesuai dengan pakaian masyarakat atau berbeda dengan pakaian masyarakat, karena sebab pengharaman adalah keinginan menjadi tenar/populer (cari perhatian).” *[3]*_
_*Berkata Ibnu Atsir Rahimahullah:*_
*الشهرة ظهور الشيء والمراد أن ثوبه يشتهر بين الناس لمخالفة لونه لألوان ثيابهم فيرفع الناس إليه أبصارهم ويختال عليهم بالعجب والتكبر*
_“Syuhrah artinya menampakkan sesuatu (termasuk lensa kontak berwarna, pent) dengan maksud apa yang di kenakan akan terkenal di antara manusia dengan menyelisihi warnanya (misalnya) maka manusia akan memfokuskan pandangan padanya kemudian ia sombong dan takabbur.” *[4]*_
**************
*FootNote:*
_[1] Sumber: http://islamqa.info/ar/ref/926_
_[2] HR. Abu Daud II/172; Ibnu Majah II/278-279, dihasankan oleh Al-Albani dalam Jilbab Al-Mar’ah_
_[3] Nailul authar 2/111, Idaratut thaba’ah wal muniriyah, Syamilah_
_[4] idem_
_*Selesai... Al-Al-Hamdulillaah...!!*_
_*Selamat Menantikan Materi Berikutnya...!!*_
_Demikian Faedah Ilmiyah dan Mau’izhoh Hasanah pada hari ini. Semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua, serta bisa sebagai acuan untuk senantiasa memperbaiki amal kita di atas sunnah Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam dan Tidak berbicara agama dengan menggunakan Akal dan Hawa Nafsu melainkan dengan Dalil Yang Shohih sesuai dengan pemahaman para ulama salaf._
🌹 *والله اعلم بالصواب وهو ولي التوفيق والهداية*
🌹 *وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم*
🌹 *سبحانك اللهم وبحمدك اشهد ان لا اله الا انت استغفرك واتوب اليك*
_*Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda,*_
*مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ*
_"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." *[HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori Radhiyallaahu 'anhu]*_
Komentar
Posting Komentar