*MENIKAH ITU ADALAH SENI MENGALAH*

 بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته

Ia Tetap Bertahan Bersamamu

Jangan sampai

Engkau kehilangan pasangan halal-mu

Yang telah tahu berbagai kekurangan-mu

Tapi ia memilih bertahan bersama-mu

SAMPAI KE SURGA ALLAH سبحانه وتعالى Selamanya.


Ketika engkau terkaget 

Setelah menikah, tersingkaplah aib dan kekurangannya

Pasangan-mu pun juga bisa jadi terkaget

Karena engkaupun punya aib dan kekurangan

Tapi janganlah aib dan kekurangan terus yang teringat

Kebaikan pasanganmu sangat banyak.


Coba ingat kembali janji dan tekad di awal pernikahan

Susah senang bersama baiknya dinikmati bersama dan saling berbagi, kurangnya saling mengisi dan saling menasihati mungkin kurangnya komunikasi.


Tidak sempat ngobrol sejenak ba’da subuh

Tidak sempat saling berkisah dan bercurhat sebelum tidur

Waktu itu selalu ada Sebelum mata terpejam dan sebelum tidur menyapa malam.


Suami-istri bercengkrama hangat dan bercanda

Kepala istri bersandar nyaman di bahu suami

Lengan suami memeluk hangat bahu istri 

Semua masalah dan penat

Terselesailah malam itu juga dengan izin Allah

Menikah adalah seni mengalah.


Fokus menunaikan kewajiban masing-masing

Maka hak itu akan mengalir dengan sendirinya

Sudah saatnya intropeksi

Dahulu engkau memilihnya.


Apakah utamanya karena Allah dan agama

Atau karena dunia saja (cantik, ganteng, kaya, jabatan)?

Engkau harus memilih ia karena Allah 

Jika tidak, segera beristigfar dan perbaiki niatmu sekarang.


Masih ada waktu memperbaiki dan menjalani dengan indah, karena …

‎ما كان لله أبقي

“Apa apa yang karena Allah maka akan kekal”.


Jangan hanya bercita cita

Cinta berujung terbelah memisah

Ketika maut menjemput, 

Tetapi cinta karena Allah

Abadi berdua selamanya di surga.


Bagi yang akan memilih, pilihlah ia karena Allah dan sesuai petunjuk syariat, yaitu agama dan akhlak yang utama.

Komentar

Postingan Populer